Acara & Liputan

Revolusi Dilmah: Tea Inspiration for the 21st Century


Menyebut nama Dilmah, sudah tentu segera terbayangkan secangkir teh berkualitas. Sejak dulu, merek yang dikembangkan oleh Merril J. Fernando asal Sri Lanka ini mengedepankan kualitas, keaslian, serta variasi di dalam teh ramuannya, hingga menjadikan Dilmah sebagai pemimpin dalam pasar teh kelas dunia.
 
Sebagai upaya untuk terus berinovasi dan berkreasi, Dilmah secara konsisten menggandeng para inovator dan pekerja profesional, khususnya di industri perhotelan untuk menawarkan pengalaman baru soal teh kepada publik; salah satunya melalui kompetisi gastronomi teh yang sangat prestisius: Dilmah Tea Inspiration for 21st Century, yang digelar pada 19-20 Agustus 2019 lalu di Pullman Hotel, Jakarta.
 

 
Dalam kompetisi ini, sebanyak 23 tim yang berasal dari hospitality professionals: hotel, restoran, dan café asal Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali saling berkompetisi dan mempersembahkan beragam inovasi food & beverages untuk hidangan pagi, siang, dan malam, bergaya modern dan kontemporer menggunakan teh sebagai bahannya. Tahun ini, empat negara lainnya, yaitu Singapura, Thailand, Australia, dan Chili, berkesempatan untuk merevolusi layanan teh mereka dengan mengambil bagian dalam tantangan Dilmah’s Tea Inspiration for the 21st Century.
 
Tak sekadar harus menyajikan makanan dan minuman dengan menggunakan teh sebagai salah satu bahan, peserta juga harus membuat kreasi hidangan yang menggabungkan elemen kuliner dan mixology. Dalam penyajiannya, cita rasa dari teh yang digunakan harus tetap ada, tanpa mengganggu rasa khas dari hidangan tersebut. Teh harus diolah dengan baik untuk menjaga manfaat therapeutic dan digestive yang terkandung di dalamnya.
 
Yang membanggakan, Indonesia adalah tempat pertama diluncurkannya kompetisi untuk tahun ini. "Meski Dilmah berasal dari Sri Lanka, Indonesia adalah negara pertama di mana kompetisi ini diadakan. Setelah Indonesia, selanjutnya kami akan ke Thailand. Kami memilih Indonesia karena budayanya yang sangat kaya, yang masing-masingnya bisa dieksplorasi untuk menciptakan ramuan teh," ungkap CEO Dilmah Tea, Dilhan C Fernando dalam siaran persnya.
 
Kompetisi yang menghadirkan para chef dan mixologist kelas dunia: Dilhan Fernando, Chandra Yudaswara, Tomek Malek, dan Celebrity Chef Peter Kuruvita dengan bangga menobatkan nama-nama berikut: Untuk kategori Bronze Medal dimenangkan oleh Double Tree by Hilton, Pullman Jakarta Thamrin, The Dharmawangsa Hotel, Hilton Hotel Bandung, Gran Melia Jakarta, dan Vasa Hotel Surabaya.
 
 
Untuk kategori Silver Medal diraih oleh Kafe Batavia, Pullman Jakarta Central Park, Four Points by Sheraton Bandung, Trans Resort Bali, dan InterContinental Dago Pakar Bandung. Sedangkan untuk Gold Medal dimenangkan oleh The Papilion, Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Domiciles Kitchen & Lounge, Above Eleven Resort and Spa Jimbaran Bali, serta Le Meridien Jakarta.
 
Sebagai pemenang kategori “Best of the Best”, dewan juri menobatkan The Papilion. Peserta yang mewakili The Papilion akan berkesempatan mengunjungi Sri Lanka serta mengikuti kegiatan di Dilmah School of Tea. Mereka nantinya juga akan berkompetisi lagi dengan para pemenang dari negara lain. Selamat untuk para pemenang! (P)
 

Share

ARTIKEL LAINNYA

Mengenal shirataki bersama FITmee.

oleh Primarasa - 23 Jan 2020

Mi instan rendah kalori berbahan dasar shirataki pertama di Indonesia kini hadir dengan 4 varian rasa.

Dapur Oma Elly: Cita Rasa Italia Penuh Cinta

oleh Primarasa - 30 Dec 2019

Menikmati sajian lezat khas Italia dalam tatanan dapur terbuka yang eksklusif.

Gorry Gourmet. Katering Sehat Berbasis Teknologi

oleh Primarasa - 26 Dec 2019

Solusi gaya hidup sehat untuk diri sendiri dan orang sekitar.

Kecap Sedaap Lomba Masak Resep Mertua Surabaya

oleh Primarasa - 30 Oct 2019

Surabaya menjadi kota penutup rangkaian lomba masak resep mertua roadshow

Membicarakan Branding Produk Selalu Seru, dari Kemasan Hingga Persepsi Pelanggan

oleh Primarasa - 16 Oct 2019

Branding berperan penting untuk menentukan posisi sehingga menjadi pembeda dengan kompetitor.

Menghadirkan ‘Rasa’ Melalui Teknik Food Photography

oleh Primarasa - 7 Oct 2019

Bukan asal jepret, memotret makanan juga perlu teknik khusus agar hasilnya mampu menciptakan mood tertentu.

REVIEW

VIDEO

Wedang Ronde

Hangatnya kuah jahe dapat dinikmati bersama ronde yang terbuat dari tepung ketan berisi kacang tanah atau wijen. Pas diseruput saat musim hujan.

Kopi Rarobang Maluku

Kopi dengan sensasi hangat jahe, aroma kayumanis, dan taburan kacang kenari.

Jus Tunaga Ambur

Pernah membayangkan daging ikan dijadikan jus? Ternyata enak juga, kok. Simak kreasi jus dari Finali ...

Ikan Bakar Sambal Colo Colo Pala Ambon

Resep khas Ambon karya Sintje Toumahauw, Juara II Lomba Masakan Ikan Nusantara 2018, yang membawanya ...

Jus Indonesia Merdeka

Kombinasi buah leci yang diblender ditambah potongan stroberi dan buah naga merah mampu melepas daha ...

Tumpeng Indonesia Raya

Warna merah-putih juga bisa diaplikasikan pada tumpeng untuk menyambut Hari Kemerdekaan RI. Gunakan ...

Bakso Ikan

Bikin bakso ikan sendiri yuk! Caranya gampang kok, lihat videonya sampai habis ya!

Choco-Nut Smoothie Bowl

Smoothie cokelat yang satu ini terlalu lezat untuk dibagi!

Matcha Yoghurt Fruit Bowl

Perpaduan yoghurt yang asam segar dengan matcha dalam fruit bowl yang sehat.